Sosok Muadz dari Mesir yang Mampu Menghafal Al-Qur'an Tanpa Bisa Melihat

ILUSTRASI



bersamaislam.comBerikut ini kisah seorang anak Tuna netra penghafal Alquran asal kota mesir, yang berdoa agar tetap buta hingga akhir hayatnya.Salah satu hal yang justru dianggap buruk oleh manusia, padahal bagi Allah itulah yang terbaik.Seperti halnya seseorang yang mengalami gangguan dalam penglihatannya atau bisa disebut buta.

Orang tersebut menganggap jika itu merupakan ujian dan kekurangan baginya.

 Namun, ada seorang anak kecil yang justru menganggap itu adalah kelebihan dan anugerah yang diberikan padanya. Bayangkan saja, manusia yang bisa melihat dengan normal justru belum tentu seperti dirinya.  Anak yang mengalami kebutaan tersebut justru bisa menghafalkan Al-qur’an. Bahkan ia meminta kepada Allah agar tetap buta hingga meninggal dunia.


 Hal ini sebagaimana kisah yang dibagikan Ustadz Adi Hidayat melalui akun youtube Al-Faruzi. Dalam ceramah tersebut, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan mengenai kisah seorang anak penghafal Alquran yang buta. Ketika 2006 ustadz Adi Hidayat pergi ke mesir beliau bertemu dengan salah satu keluarga yang anaknya buta tapi punya tekad ingin menghafal Al-Qur'an


 Namanya muadz beliau menghampiri ayahnya lalu mengatakan ‘’ayah saya  ingin menghafal al-quran’’, mendengar hal itu ayahnya sangat bergembira, kemudian ayahnya memperbaiki kendaraan mereka, padahal sudah rusak parah. tak berapa lama diantar anaknya dengan jarak kurang lebih 20 km menuju tempat syeikh. Subhanallah, Setiap anak tersebut diberikan hafalan, ayahnya selalu menuliskan bacaan itu.


Kemudian ditempelkan pada sepedanya, sehingga setiap di jalan anak tersebut menghafalkan bacaan yang diperolehnya ketika menemui syekh yang membimbingnya. Padahal ayahnya bukanlah seorang penghafal Al-qur’an, tetapi tanpa kita sadari jika Allah sudah berkehendak maka semua akan terjadi. Dan anak tersebut hingga akhirnya menjadi viral, kemudian didatangi oleh para wartawan.


Ketika anak itu ditanya jika diberikan satu permintaan, apa yang akan diminta olehnya. Semua orang menduga bahwa anak tersebut akan meminta agar bisa melihat.

Tapi apa jawaban nya? Akan tetapi semua menjadi terheran-heran dan kaget terhadap apa yang diminta anak tersebut.Ternyata anak tersebut meminta agar tetap buta sampai meninggal, karena begitu takutnya anak tersebut kepada Allah dan takut hafalannya menjadi hilang apabila matanya bisa melihat. 

Hal ini dikarenakan anak tersebut takut matanya digunakan untuk melihat suatu maksiat. Anak itu bersyukur memiliki kondisi yang seperti itu, karena bisa menghindari maksiat mata. Maka dari itu, penting sekali untuk mengalihkan pandangan dari sesuatu yang tidak baik.

 




Post a Comment

0 Comments