Kegiatan Santri HAQIN Selain Menghafal Qur'an

Tholabul Ilmi


bersamaislam.com
 Menghafal Al-Qur'an merupakan kegiatan utama Santri Hafizh Qur'an Indonesia, diluar daripada itu terdapat kegiatan-kegiatan pelengkap yang dengan adanya kegiatan-kegiatan itu santri-santri tidak jenuh dengan satu kegiatan dalam sepekanan.

Berikut beberapa kegiatan Santri Hafizh Qur'an Indonesia selain menghafal Qur'an:

1). Ulumul Qur'an 
Ulumul Qur'an termasuk elemen penting bagi seorang penghafal Qur'an, tidak hanya menghafal tetapi juga butuh pemahaman atau ilmu tentang Al-Qur'an.

Belajar Ulumul Qur'an tidak cukup dengan otodidak, perlu bimbingan dari ahlinya. Nah, di Hafizh Qur'an Indonesia rutin dilaksanakaan pembelajaran ini yang dibimbing oleh Ustadz Abu Ammar.

2). Belajar Kitab Tuhfatul Athfal
Santri HAQIN terlihat sangat antusias saat belajar Kitab Tuhfatul Athfal. Matan Syair yang dikarang oleh Syaikh Sulaiman al-Jamzury, yang jadi pedoman tajwid bagi Santri HAQIN.

Dengan syair-syair yang dicontohkan oleh ustadz dan ustadzah membuat santri bersemangat mempelajarinya, terlebih kitab ini sangat praktis dan mudah dipraktekkan.

3). Belajar Bahasa Arab
Belajar Bahasa Arab bukan suatu hal lumrah di kalangan santri, dengan belajar Bahasa Arab dengan metode Mustaqilli oleh Ustadz Kurnia Nurul Falah, S. Pd. diikuti oleh Santriwan dan Santriwati, tak terkecuali Musyrif dan Musyrifah.

Pembelajaran dilaksanakan secara offline dan online, bertempat di Asrama Pemuda Bumi Langit, Bojong Koneng, Bandung. Pembelajaran ini dilaksanakan setiap hari selasa, kamis dan jum'at.

4). Mukhoyyam Qur'an
Mukhoyyam atau berkemah merupakan kegiatan pekanan Santri Hafizh Qur'an Indonesia bersama Pemuda Bumi Langit dan HAQIN An-Najah yang dilaksanakan dari hari sabtu pagi sampai ahad pagi.

Mukhoyyam Santri Ikhwan bertempat di Masjid Nurul Iman, Bungursari. Sedangkan Mukhoyyam Akhwat bertempat di Masjid Nur Shofah atau Masjid lain.

Kegiatan di Masjid saat Mukhoyyam sama seperti di Asrama, mulai dari talaqqi pagi, tilawah, ziyadah sampai muroja'ah pribadi. Setelah kegiatan malam selesai, ahad subuh santri melaksanakan sholat tahajjud berjama'ah dan ba'da subuh dilanjut Kajian Islami oleh DKM Nurul Iman.

5). Muhadharah
Santri HAQIN juga diharap mampu Public Speaking, dengan adanya Muhadharah menjadi solusi bagi santri sebagai latihan Public Speaking.

Setiap ahad malam, santri melaksanakan Muhadharah dimana yang mengisi acara adalah seluruh santri yang menampilkan mulai dari MC, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, Penceramah dan Do'a dilakukan secara bergiliran setiap pekannya.

6). Evaluasi Pekanan
Dalam sepekan berkegiatan tentu ada sisi positif yang harus diambil dan dikembangkan dan sisi negatif yang harus diperbaik. Nah, Evaluasi Pekanan adalah solusinya, dimana seluruh santri dan musyrif mengutarakan pendapat tentang kejadian atau kesan sepekan kebelakang.

Dalam evaluasi ini, ada beberapa hal yang dibahas yaitu keadaan asrama, adab sesama santri, adab ke guru, juga adab bersosialisasi dengan masyarakat.

Setelah seluruh pendapat terkumpul, diminta persetujuan dari tiap santri hingga akhirnya menjadi solusi buat jadi bekal pekan selanjutnya.


Post a Comment

0 Comments