Dahsyat! Peserta Aksi 212 Capai 7 Juta Orang

Jumlah peserta Aksi Bela Islam 212 diperkirakan lebih dari 7 juta orang berdasarkan pendaftaran dan dari aplikasi Google Earth
Jutaan massa memenuhi Aksi 212

bersamaislam.com Jakarta - Total jumlah peserta Aksi Bela Islam 212 pada Jumat (2/12) diperkirakan mencapai lebih dari 7 juta orang. Jumlah tersebut berdasarkan daftar peserta yang didapat dari semua perwakilan ormas di seluruh Indonesia yang mendaftar kepada Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) dan didukung dari penelusuran aplikasi Google Earth. Massa tumpah ruah di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dan tersambung hingga ke area luar lapangan Monas seperti area Gambir hingga Tugu Tani.

"Jumlah jamaah shalat Jumat hari ini mengalahkan jumlah makmum pada Shalat Jumat di musim haji," ujar Dr. Fahmi Salim, seperti dilansir Republika pada Jumat (2/12).

Ia juga mengakui bahwa aksi yang merupakan lanjutan dari Aksi Bela Islam III ini jumlahnya lebih besar dari jumlah peserta aksi damai 4 November (Aksi 411).

Massa yang jumlahnya berlipat-lipat dari jumlah aksi 411 tersebut dengan sendirinya membuktikan bahwa jumlahnya telah melebihi jumlah jamaah shalat Jumat di Masjidil Haram, Makkah, saat musim haji yang berjumlah sekitar 2 jutaan orang.

Saat aksi berlangsung, Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Habib Rizieq Shihab, mengingatkan bahwa tujuan pelaksanaan aksi damai tersebut adalah untuk memenjarakan tersangka penista agama petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Tujuan kami masih sama, agar Ahok sebagai penista agama segera ditangkap. Karena Ahok yang sebenarnya telah mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan ucapannya," ujar Habib Rizieq.

Habib menegaskan bahwa aksi tersebut tidak ada hubungannya dengan pemilihan Gubernur (pilgub) DKI Jakarta 2017 seperti yang tuduhkan oleh sebagian tokoh. Menurutnya, setelah aksi 411, semangat umat Islam untuk mengikuti aksi semakin kuat.

"Umat Islam pantang menyerah untuk datang Jakarta meskipun tidak ada kendaraan. Contohnya saja 3.000 lebih peserta aksi dari Ciamis, Jawa Barat, yang melakukan long march. Mereka telah menginspirasi banyak orang di sepanjang perjalanan," jelasnya.