Innalillahi, KH Ali Musthofa Meninggal Dunia

meninggal Prof.Dr.KH.Ali Musthofa Yaqub,M.A, Imam Besar Masjid Istiqlal pengisi acara taushiah di stasiun televisi swasta
Prof.Dr.KH.Ali Musthofa Yaqub,M.A

bersamaislam.com Jakarta - Ummat Islam Indonesia kehilangan seorang ulama besar pada pagi ini, Kamis (28/4). Dikabarkan, telah meninggal dunia tokoh alim ulama tingkat nasional kelahiran Jawa Tengah, Prof.Dr.KH.Ali Musthofa Yaqub,M.A, yang dikenal sering mengisi acara taushiah di stasiun televisi swasta.

Salah satu pengasuh Pondok Pesantren Darus-Sunnah Tangsel dan juga Imam Besar Masjid Istiqlal (2004-2015) tersebut menutup mata untuk terakhir kalinya di Rumah Sakit Hermina, Ciputat, Tangerang Selatan.

Ucapan belasungkawa terus ditujukan untuk almarhum. Salah satunya berasal dari Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang disuarakan melalui akun twitternya.

"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Duka cita mendalam atas wafatnya KH Ali Mustafa Yaqub (Imam Besar Masjid Istiqlal). Smoga Husnul Khotimah," ujar JK melalui akun @Pak-JK seperti dilansir Tribunnews.

"Innalillahi w.r telah wafat Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Mustafa Yaqub pada Kamis (29/4) Insya Allah Khusnul Khotimah," ucapan serupa juga disampaikan oleh aktivis Fadjroel Ramhan.

KH Said Agil Siroj, Ketua Umum PBNU, ikut mengunggah ucapan belasungkawa melalui twitter resminya.

"Innalillahii wa innaa ilayhii rajiuun. Telah berpulang KH Ali Mustafa Yaqub, Semoga Allah SWT menerima semua amal baiknya dan mengampuni dosanya," ujarnya.

Seperti diketahui, semasa hidupnya Imam Besar Masjid Istiqlal ini dikenal sebagai tokoh Islam yang menentang Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Ia menyebut ISIS bukan presentasi dari umat Islam.

"Kami tanyakan langsung kepada Dubes Irak di Indonesia. Jawabannya ISIS adalah kelompok yang berada di bawah organisasi Al-Qaeda," jelas Ali dalam agenda nasional diskusi Selamatkan Indonesia dari ISIS yang diadakan oleh Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) di Jakarta pada Rabu (6/8/2014) lalu.

"Jika semua berita pembunuhan terhadap warga muslim dan warga nonmuslim yang dilakukan oleh kelompok ISIS adalah benar, berarti mereka bukanlah Islam," tutupnya.