Surat Terbuka Penggemar Harry Potter Untuk JK Rowling Yang Dukung Israel

Ilustrasi (img: Fb)

bersamaislam.com - Seorang perempuan Palestina yang tinggal di Skotlandia, Mia Oudeh menulis surat terbuka kepada JK Rowling, pengarang serial Harry Potter yang sangat terkenal, karena telah menolak boikot seni budaya Israel. Mia memposting suratnya di Facebook dan telah dibagikan ribuan kali oleh netizen.

Perempuan kelahiran 25 tahun yang lalu itu adalah penggemar Harry Potter sejak berusia 11 tahun. Dia bahkan telah mengunjungi Harry Potter World, di Orlando, Amerika Serikat. Dalam surat yang ditulis pada Sabtu (24/10/2015) kemarin, Mia mengungkapkan kekecewaannya kepada Rowling yang dianggap telah berkhianat kepada cerita legendaris yang dibuatnya sendiri.

"Buku anda telah menjadi sumber harapan bagi perdamaian dan keadilan di kampung halaman saya suatu saat kelak. Mimpi saya tentang pertempuran di Hogwarts adalah antara para Pelahap Maut sebagai Zionis Israel dan Harry Potter bersama teman-temannya sebagai orang-orang Palestina. Novel anda sendiri idenya berasal dari perang dunia kedua dan perang Nazi, bukan?" katanya kecewa.

Guru musik di Dunfermline itu menuliskan kisah paralel antara cerita di Harry Potter dengan apa yang terjadi di dunia nyata dan kebingungannya terhadap sikap Rowling.

"Bagaimana dengan cerita saat Pelahap Maut merusak dan mencelakai rumah Xenophilius Lovegood karena mencari Harry untuk ditukar dengan Luna? Sama seperti penduduk Palestina ketika mereka setiap hari berhadapan dengan serbuan militer, rumah mereka ditahan dan dibongkar. Saya yakin, keluarga di Sheikh Jarrah (Yerusalem Timur) akan sangat senang berdialog dengan Israel yang telah membuat mereka kehilangan rumah dengan cara ilegal, mengusirnya dari rumahnya sendiri sehingga mereka bisa pergi berlibur. Mereka akan senang berdialog dengan orang yang telah memaksanya membayar tagihan air, gas, dan listrik padahal mereka tidak menggunakannya. Atau mungkin teman saya di desa Susiya; yang sudah memiliki rumah sementara berupa tenda-tenda penampungan dihancurkan berulang kali; akan senang sekali mengundang pendatang ilegal Israel yang telah mencuri kebun mereka dan tentara Israel yang bertanggung jawab terhadap perusakan itu untuk makan malam," tulisnya bernada satir.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 150 tokoh Inggris termasuk JK Rowling menandatangani surat yang dipublikasikan oleh koran Guardian untuk menolak boikot seni budaya Israel. Mereka menganggap boikot hanya akan memecah belah dan lebih mengedepankan dialog. Surat ini sendiri sebenarnya balasan atas surat serupa yang menyerukan embargo seni budaya Israel pada bulan Februari lalu yang ditandatangani hingga 600 tokoh.

Musisi Brian Eno dan sutradara Ken Loach yang menggagas surat embargo mengatakan warga Palestina sudah sangat menderita akibat serangan tanpa henti pihak Israel.

"Israel tidak hanya menggempur di medan perang tapi juga di bidang seni budaya. Pasukan Israel menyerang institusi budaya Palestina dan melarang kebebasan berkarya para seniman," demikian keterangan pada surat musisi dan sutradara tersebut.

Berikut isi lengkap surat terbuka Mia Oudeh untuk JK Rowling. (rms)

Dear J. K. Rowling,I am an avid fan of yours, and have continuously read your Harry Potter books non-stop since the...
Posted by Mia Oudeh on Friday, October 23, 2015