Beredar Video Massa Kristen Papua Larang Pendirian Mesjid di Manokwari

Spanduk larangan mendirikan mesjid di Manokwari, Papua beredar di media sosial

bersamaislam.com - Sebuah video yang diunggah ke media sosial menampilkan massa kristen yang melarang pembangunan sebuah mesjid di kawasan Manokwari, Papua. Massa yang mengaku mewakili umat kristen di Manokwari itu bahkan memasang spanduk larangan ke tiang-tiang penyangga sebuah mesjid yang sedang dalam proses pembangunan.

Video berdurasi 2:28 menit itu pertama kali diunggah oleh Aris Syarief, pada Kamis (17/09/2015). Seorang pria berbaju kaus warna kuning dengan memegang pengeras suara berteriak melarang pembangunan yang tengah berlangsung. Di belakangnya, berdiri puluhan massa pendukung sambil membentangkan sebuah spanduk.

"Emas perak sudah kamu bawa pergi. Tapi satu yang kami minta jangan bawa pergi. Jangan bangun-bangun mesjid untuk menganggap bahwa kami tidak layak. Berhenti pekerjaan saat ini juga. Mulai hari ini kami pasang spanduk. Manokwari adalah kota Injil," teriak pria tersebut.


Meski berteriak ke arah bangunan, namun tidak terlihat adanya para pekerja di video tersebut. Dua orang pria lain yang memegang spanduk, bergegas memasang spanduk tersebut ke tiang-tiang kayu di sudut bangunan. Isi spanduk itu sendiri cukup provokatif yaitu larangan menambah bangunan mesjid di Manokwari.

"PAPUA ADALAH TANAH DAMAI. TOLONG MENGERTI KAMI UMAT KRISTEN DI TANAH PAPUA DAN BERHENTI MEMBANGUN PEMBANGUNAN MESJID YANG SEDANG DIBANGUN DI ANDAI DAN JANGAN MENAMBAH PEMBANGUNAN MESJID LAGI DI KOTA INJIL MANOKWARI PROVINSI PAPUA BARAT"

Demikian kalimat pada spanduk tersebut yang diapit gambar Salib di kiri dan kanan serta tulisan 'UMAT KRISTEN' di bagian bawah.

Saat ini, pihak kepolisian telah menangani peristiwa berbau SARA tersebut dan spanduk telah diturunkan agar tidak terjadi konflik horizontal yang semakin meluas,

Berikut video amatir tersebut atau klik linknya di sini. (ay)