bersamaislam.com - Pemain bulu tangkis wanita biasanya menggunakan celana atau rok pendek dengan atasan baju kaus. Namun tidak demikian dengan kedua atlit ini. Pasangan muslimah yang bermain di sektor ganda putri ini memakai celana panjang saat mengikuti kejuaraan dunia bulu tangkis 2015 di Istora Senayan Jakarta.
Nadine Ashraf dan Menna Eltanany nama kedua pemain tersebut. Atlit badminton asal negara Mesir. Saat bermain di babak pertama, Senin (10/08/2015) kemarin, keduanya mengenakan baju lengan panjang berwarna kuning cerah, celana training panjang, plus satu yang tak boleh ketinggalan yaitu hijab yang melekat di kepala menutup rambutnya.
“Mereka melihat kita berbeda, tapi tidak apa-apa. Kami tidak keberatan,” ujar Nadine di Republika, Senin (10/08/2015). Dia menceritakan pengalamannya memakai pakaian olah raga yang berbeda pada setiap pertandingan yang diikuti. Tidak cuma lawan tanding, penonton, sampai official kerap melihat dengan aneh terhadap pakaian keduanya.
Saat menonton keduanya bertanding, memang terlihat perbedaan yang sangat kontras dari segi berpakaian. Nadin dan Menna dengan pakaian yang cukup tertutup dan lawan tanding dengan rok atau celana pendek yang memperlihatkan kaki hingga ke paha.
"Pemandangan seperti ini perlu kita lihat lebih sering agar ada warna baru dalam dunia olah raga, apalagi jika para hijaber bisa menunjukkan prestasi yang lebih tinggi tentu daya tarik hijab bisa lebih bagus," kata Siti, 32, seorang penonton pertandingan bulu tangkis kepada BersamaIslam (13/08/2015).
Foto keduanya juga ditweet oleh akun @INABadminton dan diretweet oleh ratusan followernya, bahkan mendapat puluhan Favourite. "Pebulutangkis dari Mesir, bertanding menggunakan jilbab #WBC2015IndonesiaDay1," tulis akun tersebut (11/08/2015).
Nadin dan Menna saat ini berada pada peringkat 91 dunia. Di babak pertama kejuaran bulu tangkis dunia yang diselenggarakan di Istora Senayan Jakarta, keduanya berhadapan dengan Heather Olver dan Lauren Smith dari Inggris yang berada di peringkat 21 dunia. Meski terpaut cukup jauh, pasangan Mesir itu mampu memberikan perlawanan yang cukup baik.
Selama tahun 2015 mereka telah mengikuti pertandingan dengan dua kali kemenangan dan delapan kali kekalahan. Sayang kita tidak dapat lagi mengikuti sepak terjang keduanya, karena dibabak pertama mereka langsung menyerah kepada pasangan Inggris dengan skor akhir 5-21 dan 1-21. (rms)



0 Comments