Marhaban Bulan Rajab, Amalan Apa Yang Sebaiknya Dilakukan?

Doa Rajab

bersamaislam.com - Banyak kaum muslimin yang menyambut bulan Rajab dengan beberapa amalan khusus seperti puasa di hari pertama dan kedua serta sholat malam di malam jumat pertama bulan Rajab. Bahkan ada pula ritual mandi malam. Benarkah amalan-amalan itu pernah dilakukan atau diperintahkan oleh Rasulullah SAW?

Ustadz Bachtiar Nasir, melalui kolom tanya jawab Republika pada 14 Mei 2013 mengatakan tidak ada amalan khusus yang harus dilakukan di bulan Rajab. Bahkan beberapa amalan yang beredar di masyarakat dan diyakini bagian dari ritual rajab ternyata bersumber dari Syiah yang suka membuat bid'ah baru.

Hal ini ditegaskan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya Tabyinul Uujub bi Ma Warada fi Fadhli Rajab. Dalam kitab itu, Ibnu Hajar berkata: “Tidak ditemukan riwayat yang sahih dan bisa menjadi dalil tentang keutamaan bulan Rajab, baik dengan puasa sebulan penuh, puasa di hari tertentu, atau qiyamul lail (tahajud) di malam-malam tertentu saja. Telah ada orang yang lebih dulu dariku memastikan persoalan ini, yaitu Imam Abu Ismail al-Harawi.”

Lantas apa yang harus dilakukan oleh kaum muslimin memasuki 1 Rajab, seperti yang jatuh hari ini (20/04/2015)?

Pertama, mengucapkan doa "Allahumma bariklana fii rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhan". Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban serta sampaikan kami kepada bulan Ramadhan.

Hadits yang memuat doa ini sebenarnya dikategorikan dhoif oleh Ibnu Rajab, Imam Nawawi, dan beberapa ulama yang lain. Meskipun demikian dibolehkan untuk mengamalkannya karena tidak berkaitan dengan akidah, hukum syariah dan tidak diriwayatkan oleh seorang pendusta yang kejam dan kasar. Demikian menurut pendapat beberapa ulama.

Kedua, riwayat paling shahih mengatakan Rasulullah SAW tidak pernah mengkhususkan sebuah amalan di bulan Rajab. Beliau tetap melakukan ibadah seperti biasa yaitu berpuasa dan qiyamul lail. Kalau ada yang berbeda adalah dari segi jumlah, beliau sengaja memperbanyak puasa dan qiyam sebagai persiapan dan pemanasan menyambut bulan suci Ramadhan.

Jadi kalau kita memperbanyak ibadah di bulan ini, bukan pada hari atau malam tertentu, bukan karena ibadah itu khusus dilakukan di bulan Rajab, tetapi lebih karena kita ingin meniru apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Wallahu a'lam bishshowab.