| Kompleks pemakaman Imam Nawawi |
Dar'a (09/01), Makam Imam Nawawi (Rahimahullah) yang berada di desa Nawa, Propinsi Dar'a Selatan Damascus, Suriah, dihancurkan oleh sekelompok orang. Disebut-sebut pelakunya adalah anggota Jabhah Nusroh yang merupakan cabang Al-Qaeda di negara Bassar Assad tersebut.
Sebagaimana dilansir Aljazirah, Jabhah Nusroh menghancurkan makam yang berusia 800 tahun itu karena menganggap penghormatan pada makam Imam sama dengan menyembah berhala. Ini dipicu oleh fatwa yang dikeluarkan para pemimpin mereka, bahwa ziarah kubur di makam ulama terkait erat dengan syirik (musyrik).
Sebuah sumber menyebutkan pelaku menghancurkan makam dengan cara menggali tanah dan menanam bom, lalu diledakkan.
Kementerian Wakaf Islam Suriah mengutuk pemboman sebagai serangan terhadap sejarah dan warisan negara. Laporan PBB pada akhir Desember 2014 menyebutkan, 290 situs di seluruh negeri telah terkena dampak langsung perang Suriah. Sebanyak 24 situs hancur, 104 rusak berat, 85 rusak sedang dan 77 kemungkinan rusak.
Imam Nawawi adalah seorang ulama besar yang lahir di desa Nawa, Damascus, Suriah pada tahun 1233 M. Beliau meninggal di usia yang relatif sangat muda, yaitu pada umur 45 tahun. Nama lengkap beliau adalah Imam Hafez Muhayeddin Abu Zakarya Yahya bin Syaraf Nawawi. Dikenal sebagai Imam Nawawi, nisbah kepada kampung beliau yaitu Nawa, sebuah desa di Propinsi Dar’a di selatan Damascus. Salah satu kisahnya yang terkenal adalah ketika berhadapan dengan Sultan yang meminta fatwa. Baca di sini.
Tercatat lebih dari 20 karya besar beliau, antara lain Syarh Sahih Muslim sekitar 12 jilid, Majmu Syarh Muhazzab 20 jilid, dan yang paling fenomenal menjadi Best Seller sepanjang masa adalah Riyadhus Shalihin, yang diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa dunia. (rl)
0 Comments