Sempat Diisukan Ditolak, Tabligh Akbar Aa Gym di Pulau Pramuka Justru Dihadiri Ribuan Orang

Tabligh akbar aa gym di pulau pramuka dihadiri ribuah orang
Aa Gym saat tiba di Pulau Pramuka, Kepualauan Seribu, DKI Jakarta, Senin (9/1) (sumber : Republika)

bersamaislam.com Kepulauan Seribu - Pantia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Jami' Al Makmuriah Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, bekerjasama dengan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Pemuda Muhammadiyah, Irena Center dan didukung Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), menggelah kegiatan tabligh akbar dengan tema “Bertadabbur Al Qur’an”, Senin (9/1). Kegiatan itu sendiri ditujukan untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan masyarakat Pulau Pramuka, serta doa bersama agar terhindar dari segala macam bencana dan musibah.

Sekretaris Panitia Pelaksana Tabligh Akbar, Soleh mengatakan, ada sekitar 3.000 orang yang menghadiri acara tabligh tersebut. Ia menjelaskan, penduduk Pulau Pramuka hanya ada 1.200 orang. Sehingga sekitar 1.600 orang peserta tabligh akbar datang dari Pulau Kelapa, Pulau Tidung, Pulau Harapan, dan Pulau Panggang. Tabligh akbar sendiri dihadiri oleh dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Darut Tauhid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar; Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Misbahul Anam; dan Ustadzah Irene Handono. 

“Alhamdulillah acara berjalan lancar, banyak jama’ah yang hadir. Damai - damai aja tuh”, kata Soleh seperti yang diberitakan Republika, Senin (9/1).

Seperti diketahui sebelumnya, acara tabligh akbar di Pulau Pramuka dikabarkan sempat mendapatkan penolakan dari warga. Namun setelah ditemui dan dikonfirmasi oleh panitia tabligh akbar, penolakan tersebut ternyata tidak benar. Soleh menjelaskan, orang yang disebutkan meminta acara tersebut ditunda adalah kader PDIP bernama Abdullah atau yang akrab disapa Feri. Dalam keterangannya kepada panitia tabligh akbar, Feri mengaku pernyataannya dipelintir oleh media.

“Saya hanya menyatakan kekhawariran saja, kan sekarang dekat pilkada. Jadi pernyataan saya itu dipelintir media. Ya alhamdulillah kalo memang tidak ada muatan politik, ujar Feri.

Sementara itu KH Abdullah Gymnastiar atau yang akrab Aa Gym, membantah kehadiarannya di pulau pramuka dikaitkan dengan isu politik Pilkada DKI Jakarta. Aa Gym yang saat itu mengisi acara tabligh akbar merasa bingung ada tuduhan dirinya datang untuk urusan politik.

"Saya kan bukan orang politik-politikan ya. Justru jangan dipolitisi oleh orang yang mempunyai kepentingan sendiri. Jangan-jangan acara tabligh ini  justru dipakai oleh orang-orang yang cari kesempatan untuk mengangkat kepentingan mereka," jelas Aa Gym.